| Tips Menyembuhkan 'Sesak Nafas' Asus Eee PC |
|
|
|
| Article & News - Tips & Tricks | ||||
| Monday, 11 February 2008 | ||||
Page 1 of 2 Pernahkah Anda menderita sesak nafas? Salah satu penyebabnya karena ruang penampungan udara di paru-paru kita menyempit. Ternyata, derita yang sama juga dapat dialami Asus EEE PC, laptop mungil besutan Asus. Namun, penyebabnya tentu saja bukan karena kekurangan udara, melainkan kekurangan ruang penyimpanan data! Seperti apa derita sesak nafas yang mungkin terjadi, lalu bagaimana cara menanggulanginya? Seperti kita ketahui bahwa tipe Asus EEE PC yang saat ini beredar di Indonesia -- tipe 701 -- hanya memiliki ruang penyimpan data berukuran kecil, kira-kira 4000 MB alias 4 GB. Ruang penyimpanan itu akan bertambah kecil manakala kita memasang sistem operasi, misalnya Windows XP. Bayangkan! Dengan instalasi Windows XP ditambah Microsoft Office, ruang penyimpanan yang tersisa hanya sekitar 1500 MB alias 1,5 GB. Belum lagi jika kita hendak memasukkan file lain, seperti audio dan video. Wah, terbayang betapa minimnya ruang penyimpanan yang tersisa. Selain itu, penulis juga memberikan beberapa informasi tambahan mengenai cara mengoptimalkan subnotebook ini, yang penjelasannya dapat disimak di akhir artikel. Membersihkan file-file Windows XP Yang Tidak Perlu Teknik ini tak hanya dapat digunakan pada Asus EEE PC, tapi juga untuk semua komputer yang berbasis Windows XP. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya atau memiliki keterampilan apapun, cukup ikuti langkah demi langkah yang penulis berikan! CATATAN: Jika Anda -- khususnya pengguna berpengalaman -- ingin mengetahui detail demi detail mengenai file-file yang hendak Anda "gauli," silahkan buka http://www.bold-fortune.com. Link tersebut berisi informasi yang menjadi referensi penulis, sehingga Anda mengetahui dengan pasti file apa yang dapat Anda hapus dan yang harus Anda pertahankan. 1. Pembersihan Standar Setelah Anda selesai memasang Windows XP dan aplikasi-aplikasi yang Anda butuhkan, saatnya Anda melakukan pembersihan standar terhadap file-file sampah pada sistem operasi Windows XP Anda. Caranya? a. Klik kiri icon MY COMPUTER di desktop Anda, atau pilih menu MY COMPUTER yang ada di Start Menu. 2. Singkirkan File Uninstall Windows Update Jika Anda melakukan update terhadap sistem operasi Windows, baik itu berupa patch, hotfix, atau komponen lain yang dibutuhkan Windows, maka komputer akan melakukan backup terhadap file sistem Anda. Jadi, Anda dapat meng-uninstall update tersebut jika diperlukan. Namun, penulis berasumsi bahwa Anda membutuhkan update terbaru dan tidak akan mengembalikan file sistem yang tidak "up-to-date." Jadi, alangkah baiknya jika Anda menghapus backup file sistem Anda, sehingga dapat menghemat sedikitnya 100 MB ruang kosong pada hard drive Anda. Untuk itu, lakukan langkah berikut... a. Pada jendela Windows Explorer, klik menu TOOLS, lalu pilih FOLDER OPTIONS. Selanjutnya, klik tab VIEW, dan aktifkan opsi berikut sesuai instruksi penulis, lalu klik OK. 3. Hapus Precompiled Setup Files Precompiled Setup Files adalah kumpulan file cache dari aplikasi-aplikasi yang terpasang di sistem operasi Windows XP. File-file ini akan membuat aplikasi yang pernah Anda buka dapat berjalan lebih cepat. Biarpun demikian, beda kecepatannya tidak signifikan, dan akan menghemat sekitar 30 MB jika dihapus. Nah, jika Anda ingin menghapusnya, silahkan ikuti langkah berikut. a. Klik START, lalu pilih RUN. 4. Ganyang file-file Software Distribution! Software Distribution adalah kumpulan file-file sampah hasil instalasi Windows Update, besarnya dapat mencapai 300 MB! Tak ada ruginya jika Anda menghapusnya, karena file-file ini bahkan tidak disentuh Windows jika Anda ingin meng-uninstall update yang pernah Anda lakukan. a. Klik START, lalu pilih RUN. |
||||
| < Prev |
|---|






